• MALANG KUçEçWARA‬ • MALANG NOMINOR SURSUM MOVEOR • MALANG BELONGS TO ME •

16 November 2015

Posisikan Diri

Pertama ijinkan aku memohon maaf ,
Aku sama halnya seperti kalian yang menghargai rutinitas yang nyaman dan ketenangan.
Aku menikmatinya seperti semua orang.
Dengan mengambil sedikit waktu kita duduk dan ngobrol ringan. Tapi tentu saja ada orang-orang itu yang tak menginginkan kita bicara.
Bahkan sekarang ini pun, mereka meneriakkan perintah dan arogansi.

Mengapa? Karena sekalipun 'kekerasan' dipakai sebagai pengganti percakapan kata-kata akan mempertahankan kekuatannya.
Kata-kata memberikan pengertian pada sebuah makna dan barang siapa yang mendengarkan, ucapan kebenaran.
Dan kebenarannya adalah ada sesuatu yang salah disini? Kearoganan dan ketidakadilan, ketidaktoleransian dan kesewenang-wenangan.
Dan dulu kalian pernah memiliki kebebasan menyatakan keberatan berpikir dan berbicara saat diperlukan,
sekarang terkena sensor dan pengawasan memaksamu tunduk dan meminta penyerahan total.

Bagaimana ini bisa terjadi? Siapa yang salah? Pasti ada yang salah dan yang lebih bertanggung jawab.
Dan mereka akan dituntut. Tapi sekali lagi, kebenaran akan terkuak, kalau kalian mencari yang bersalah,
kalian hanya perlu melihat ke sebuah cermin.
Aku tahu mengapa kalian melakukannya. Aku tahu kalian takut. Siapa yang tidak takut? Perang, teror, penyakit.
Ada banyak sekali masalah yang terbentuk untuk merusak pemikiran kalian dan merampok perasaan kalian yang wajar.
Rasa takut mengambil yang terbaik dari kalian.
Dan dalam kepanikanmu, kau beralih pada 'dia'.
Dia menjanjikan ketentraman, dia menjanjikan kedamaian dan yang dimintanya dari kalian adalah persetujuan untuk diam dan patuh.
Tunggulah akan kuhentikan ketidakadilan itu.

0 Comment:

Posting Komentar